• PPDB 2016

  • Asrama

  • Event PPDB

  • Kegiatan Adiwiyata
 

Berita Update

MAN Yogyakarta II PAS Momen yang Pas Bentuk Karakter Siswa

Yogyakarta (MAN Yogya II) – MAN Yogyakarta II jadikan Penilaian Akhir Semester (PAS) sebagai momen yang pas untuk membentuk karakter siswa. Sampai hari ini kamis (1/12), PAS sudah berlangsung selama empat hari. Ada dua hal  yang berbeda dengan PAS kali ini. Pertama sebelum pelaksanaan PAS diadakan dzikir dan doa bersama. Kedua adanya lembar penilaian afektif siswa selama PAS berlangsung. Kedua hal tersebut belum pernah dilaksanakan pada tahun-tahun sebelumnya.

“Ini terobosan baru yang dilakukan MAN Yogyakarta II untuk membentuk karakter siswa,” kata Drs H In Amullah MA selaku Kepala Madrasah.

Amullah menjelaskan dengan adanya dzikir dan doa dapat menginggatkan siswa agar selalu dekat dengan Allah. Selain berusaha dengan sungguh-sungguh juga tak lupa berdoa. Hanya orang-orang sombong yang tidak mau berdoa.

Amullah  menambahkan jika adanya lembar penilaian afektif ini sebagai salah satu data yang dapat digunakan guru BK, guru agama, dan guru PPKn membuat penilaian afektif siswa. ”Siswa yang ramai, tidur, menyontek, tidak tertib berpakaian dan tindakan buruk lainnya akan dicatat dalam lembar penilaian afektif oleh pengawas selama ujian berlangsung,” tegas Amullah.

Umi Sholihatun, S.Pd selaku guru BK sekaligus pengawas PAS menyampaikan harapannya jika PAS dapat dijadikan momen membentuk karakter siswa. Diantaranya karakter relijius, disiplin, jujur, percaya diri, dan teliti. “Ya meski masih terlalu dini menyimpulkan namun selama empat hari berlangsung, saya lebih hemat tenaga dalam melakukan pengawasan. Anak lebih tertib dan memanfaatkan waktu dengan baik. Mereka keluar ruangan setelah bel tanda selesai ujian dibunyikan,” katanya.

 

“Meski awalnya saya sempat takut karena soalnya cek point semua kemungkinan banyak anak cepat selesai dan merengek untuk boleh cepat keluar. Alhamdulillah ketakutan saya tidak terjawab,”pungkasnya.(len)

Menggarap puisi Kebebasan karya D. Zawawi Imron dan Sajak Putih karya Chairil Anwar, MAN Yogyakarta II Juara I Lomba Musikalisasi Puisi SMA/SMK/MA se-DIY

Yogyakarta (MAN Yk II) Group musik puisi MAN Yogyakarta II Rabu (23/11) berhasil merebut juara I Lomba Musikalisasi Puisi di Fakultas Tarbiah Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga. Group musik puisi Mandaya (MAN Yogyakarta II) ini bernama P-Melodi (Puisi Melodi). Group ini menggarap dua puisi; puisi pertama puisi wajib yang disediakan panitia, memilih puisi berjudul Kebebasan karya D. Zawawi Imron. Sedangkan untuk puisi bebas, P-Melodi memilih Sajak Putih karya Chairil Anwar.

P-Melody maju lomba dengan membentuk dua tim, yakni tim A dan tim B. Tim A beranggotaan Septian Aditya, Huda Adji, Muhammad Iqbal dan Hani Setyoningsih. Sedangkan tim B beranggotakan Rakka Ichan Muhammad Asnan Firdaus, Adam Imani Gusti, dan Farizna. Syukurlah, group A dapat menjadi lima besar, yang kemudian diumumkan menjadi juara I dalam lomba tersebut. Untuk juara II diraih SMA N 3 Yogyakarta dan juara III SMA N 2 Playen.

"Alhamdulillah, Mandaya bisa juara pertama. Ini semua berkat teman-teman yang berproses panjang dan serius. Terimakasih kepada pihak madrasah yang mendukung kami, Kepala Madrasah dan seluruh staf, Ayub Maulana dan Anas pelatih musik puisi, Sensei Dyah, dan seluruh warga madrasah kita tercinta", terang Huda Adji, pemain keyboard sekaligus ketua. (ans)

 

 

 

Studio LinguartTV MAN Yogyakarta II Siaran Live “Cahaya Madrasah untuk Negeri”

Yogyakarta (MAN Yk II) – Dalam rangka ujian praktik ekstrakurikuler Broadcasting (Ekstra BC), Siswa MAN Yogyakarta II membuat beberapa produksi. Siswa X IBB membuat feature di toko Kue Cubit  Jl Kaliurang dan Ma’ Pinah di Bantul. Siswa XI IBB memproduksi  talkshow live tentang peringatan bulan bahasa  dan talkshow intertaiment. Sedangkan siswa dari jurusan lain memproduksi talkshow tentang informasi tentang Penilaian Akhir Semester (PAS).

Siaran live ketiga talkshow ini berlangsung dari pukul 10.30 hingga 16.30 WIB, Selasa (22/11) dan bertempat di Studio LinguartTV MAN Yogyakarta II. Keseluruhan talkshow ini dikemas dalam program Cahaya Madrasah untuk Negeri.

Kepala MAN Yogyakarta II Drs H In Amullah MA mengatakan anugerah yang luar biasa MAN Yogyakarta II mendapat kucuran dana untuk membuat studio dan membeli peralatan broadcasting. “Ekstra BC ini awalnya hanya menggunakan alat-alat seadanya, tapi sekarang sudah memiliki peralatan yang sangat lengakap,” kata Amullah.

Harapan Amullah dengan adanya fasilitas studio ini, para siswa bisa memanfaatkan secara maksimal.”Sekeluarnya mereka dari MAN Yogyakarta II semoga mereka mendapatkan lifeskill yang lebih sehingga dapat mereka gunakan untuk meneruskan ke pendidikan lebih lanjut atau mungkin untuk membuka usaha,” pungkas Amullah.

Putri Quennita siswa XI Bahasa mengungkapkan rasa senangnya karena di MAN Yogyakarta II ada muatan lokal BC untuk jurusan IBB dan ada ekstra BC juga. “Yang pasti tambah pengalaman dan lebih percaya diri saat berbicara di depan kamera,” ungkapnya

 

Quuennita menambahkan kalau ini pengalaman dan kesempatan luar biasa dapat mengenal dan mempelajari BC.”Pengalaman dan kesempatan ini mungkin tidak ada madrasah lain,” pungkasnya. (len)